Contoh Judul Skripsi Psikologi dan Cara Menentukannya
Lebih dari 40 contoh judul skripsi psikologi klinis, pendidikan, industri dan organisasi, sosial, dan perkembangan, plus cara memilih judul dan catatan etika penelitian.

Mencari contoh judul skripsi psikologi sering jadi langkah pertama saat kamu bingung menentukan fokus penelitian. Psikologi itu luas banget: ada psikologi klinis, pendidikan, industri dan organisasi, sosial, sampai perkembangan. Melihat judul yang konkret dari tiap bidang bisa memancing ide sekaligus menunjukkan pola judul skripsi psikologi yang jelas dan bisa diteliti.
Di artikel ini ada lebih dari 40 contoh judul, lengkap dengan pendekatan dan variabelnya. Kamu juga akan menemukan cara memilih judul, catatan etika penelitian, topik psikologi yang menarik untuk dibahas, contoh judul metopen, dan kesalahan yang sering terjadi. Pakai semua contoh ini sebagai pemantik ide, bukan untuk disalin apa adanya.
Poin penting:
- Judul skripsi psikologi yang baik menyebut variabel yang bisa diukur dan subjek yang spesifik.
- Bidang yang sering diteliti adalah psikologi klinis, pendidikan, serta industri dan organisasi.
- Etika dan kesediaan subjek harus dicek sebelum mengunci judul.
- Contoh judul dipakai sebagai pemantik, lalu disesuaikan dengan minat dan akses ke subjek.
Ciri Judul Skripsi Psikologi yang Baik
Skripsi psikologi adalah karya ilmiah akhir mahasiswa S1 psikologi yang meneliti perilaku atau proses mental manusia, misalnya stres, motivasi, atau kesejahteraan, dengan metode ilmiah yang terukur. Judul skripsi psikologi yang baik biasanya jelas variabelnya, spesifik subjeknya, dan bisa diukur secara ilmiah. Karena psikologi banyak berurusan dengan konsep abstrak seperti stres, motivasi, atau kecemasan, judul harus menegaskan variabel tersebut agar bisa diturunkan menjadi indikator yang terukur.
Supaya gampang dicek, judul yang baik biasanya memuat empat unsur ini:
- Variabel: hal yang mau diukur atau dipahami, misalnya stres kerja atau motivasi belajar. Variabel adalah karakteristik yang nilainya bisa berbeda antarorang.
- Partisipan: siapa yang diteliti, misalnya karyawan, siswa SMA, atau lansia.
- Konteks: tempat atau situasinya, misalnya kantor cabang bank atau tim kerja hybrid.
- Pendekatan: kuantitatif (data angka dari kuesioner, dianalisis dengan statistik) atau kualitatif (data cerita dari wawancara, untuk memahami makna pengalaman).
Contohnya, judul "Hubungan Beban Kerja dengan Burnout pada Karyawan Kantor Cabang Bank" sudah memuat dua variabel, satu kelompok partisipan, dan satu konteks. Burnout di sini artinya kelelahan fisik dan emosional karena tuntutan kerja yang menumpuk. Dari judul seperti ini, rumusan masalah dan alat ukurnya jadi lebih mudah diturunkan.
Cara Memilih Judul Skripsi Psikologi yang Bisa Diteliti
Ide penelitian jarang muncul tiba-tiba. Buku Research Methods in Psychology terbitan BCcampus menyebut tiga sumber ide yang umum: pengamatan sehari-hari, masalah praktis, dan penelitian sebelumnya. Buku yang sama menyarankan menilai pertanyaan penelitian dari dua sisi, yaitu seberapa menarik dan seberapa layak dijawab. Kelayakan itu dipengaruhi waktu, biaya, peralatan, keterampilan, dan akses ke partisipan.
Langkah yang bisa kamu coba hari ini:
- Tulis tiga fenomena yang sering kamu lihat, di kantor, di rumah, di kampus, atau di tongkrongan.
- Pilih sub-bidang yang paling cocok dengan fenomena itu, misalnya klinis atau industri dan organisasi.
- Ubah fenomena jadi variabel. "Teman kos sering begadang lalu susah fokus" bisa jadi variabel kualitas tidur dan konsentrasi belajar.
- Tentukan partisipan yang bisa kamu jangkau secara etis dan dalam jumlah cukup.
- Cek alat ukurnya. Skala, alias kumpulan pernyataan untuk mengukur satu variabel, sebaiknya sudah teruji validitas dan reliabilitasnya.
- Pilih pendekatan: kuantitatif kalau ingin menguji hubungan antarvariabel, kualitatif kalau ingin memahami pengalaman secara mendalam.
Banyak skala sudah diadaptasi ke bahasa Indonesia. Contohnya, Marvianto dan Widhiarso mengadaptasi Academic Motivation Scale ke bahasa Indonesia dan mengujinya pada siswa SMA di Yogyakarta. Membaca artikel jurnal juga membantu kamu melihat pola judul. Misalnya, penelitian Julika dan Setiyawati di Gadjah Mada Journal of Psychology, jurnal yang terakreditasi Sinta 2, memakai survei kuantitatif untuk melihat apakah stres akademik dan kecerdasan emosional memprediksi kesejahteraan subjektif mahasiswa.
Untuk menyiapkan alat ukurnya, baca juga cara membuat kuesioner skripsi dan uji validitas dan reliabilitas.
Cek Etika Penelitian Sejak Awal
Penelitian psikologi melibatkan manusia, jadi etikanya dicek sebelum judul dikunci. Kode Etik Psikologi Indonesia dari HIMPSI meminta peneliti menjelaskan penelitian kepada calon partisipan dengan bahasa sederhana. Partisipan juga perlu tahu bahwa keikutsertaannya sukarela dan boleh mundur. Penjelasan dan persetujuan ini disebut informed consent, dan jaminan kerahasiaan termasuk hal yang perlu dicantumkan di dalamnya.
- Persetujuan partisipan: siapkan lembar persetujuan sebelum mengambil data. Untuk anak dan remaja, minta juga izin orang tua atau wali.
- Kerahasiaan: pakai kode, bukan nama asli, dan simpan data di tempat yang hanya bisa dibuka peneliti.
- Izin lembaga: penelitian di sekolah, perusahaan, atau puskesmas butuh izin dari instansinya. Kode etik HIMPSI juga meminta peneliti baru mulai setelah persetujuan keluar bila lembaga atau komite riset mensyaratkannya.
- Topik klinis: biasanya butuh izin etik (ethical clearance) dari komite etik dan pendampingan dosen pembimbing atau psikolog. Untuk skripsi S1, lebih aman memilih partisipan dari populasi umum atau nonklinis.
Contoh Judul Skripsi Psikologi Klinis
Psikologi klinis membahas kesehatan mental, stres, kecemasan, dan kesejahteraan psikologis. Saat menyusun judul skripsi psikologi klinis, pakai bahasa yang tidak memberi label buruk. Tulis "orang dengan gejala kecemasan" atau "gejala stres", bukan "penderita" atau sebutan yang merendahkan. Ingat juga bahwa skor skala skrining bukan diagnosis.
Beberapa istilah di daftar ini: self-compassion artinya sikap berbaik hati pada diri sendiri saat gagal, ruminasi artinya memikirkan hal negatif berulang-ulang, dan mindfulness artinya kesadaran penuh pada saat ini tanpa menghakimi.
- Hubungan Self-Compassion dengan Stres Psikologis pada Karyawan Muda di Kota X (kuantitatif; variabel: self-compassion dan stres psikologis)
- Hubungan Kebiasaan Ruminasi dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Tingkat Akhir (kuantitatif; variabel: ruminasi dan kualitas tidur)
- Peran Regulasi Emosi terhadap Gejala Kecemasan pada Pekerja Shift Malam (kuantitatif; variabel: regulasi emosi dan gejala kecemasan)
- Literasi Kesehatan Mental dan Sikap Mencari Bantuan Profesional pada Dewasa Awal (kuantitatif; variabel: literasi kesehatan mental dan sikap mencari bantuan)
- Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Perantau (kuantitatif; variabel: dukungan sosial teman sebaya dan kesejahteraan psikologis)
- Mindfulness sebagai Prediktor Burnout pada Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kabupaten X (kuantitatif; variabel: mindfulness dan burnout; perlu izin lembaga)
- Efektivitas Pelatihan Teknik Pernapasan terhadap Stres Menjelang Ujian pada Mahasiswa (eksperimen; variabel: pelatihan teknik pernapasan dan stres menjelang ujian)
- Pengalaman Anggota Keluarga dalam Merawat Orang Tua Lanjut Usia di Rumah (kualitatif; variabel kajian: stres dan strategi koping keluarga perawat)
- Alasan Mahasiswa Enggan Memakai Layanan Konseling Kampus di Kota X (kualitatif; variabel kajian: stigma terhadap layanan konseling)
- Pengalaman Keluarga Mendampingi Anggota Keluarga yang Menjalani Rawat Jalan Kesehatan Jiwa di Puskesmas Kota X (kualitatif; variabel kajian: beban dan koping keluarga; hanya lewat izin puskesmas dan komite etik)
Judul terakhir menyasar layanan kesehatan, jadi hanya bisa dijalankan lewat izin puskesmas dan persetujuan komite etik. Siapkan juga informasi rujukan. Kalau ada partisipan, atau kamu sendiri, yang merasa tertekan berat dalam waktu lama sampai mengganggu aktivitas, sebaiknya bicara dengan psikolog, psikiater, atau tenaga kesehatan terdekat.
Contoh Judul Skripsi Psikologi Pendidikan
Psikologi pendidikan membahas cara orang belajar, motivasi, dan interaksi di kelas. Judul skripsi psikologi pendidikan tidak harus soal siswa sekolah. Mahasiswa, guru, dan orang dewasa yang kuliah sambil kerja juga bisa jadi partisipan. Efikasi diri di daftar ini artinya keyakinan bahwa kamu mampu menyelesaikan tugas tertentu.
- Hubungan Efikasi Diri Akademik dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Semester Akhir (kuantitatif; variabel: efikasi diri akademik dan prokrastinasi akademik)
- Pengaruh Dukungan Otonomi dari Guru terhadap Motivasi Belajar Intrinsik Siswa SMA di Kota X (kuantitatif; variabel: dukungan otonomi guru dan motivasi belajar intrinsik)
- Hubungan Kecemasan Matematika dengan Hasil Belajar Matematika pada Siswa SMP Negeri di Kabupaten X (kuantitatif; variabel: kecemasan matematika dan hasil belajar)
- Peran Dukungan Orang Tua terhadap Keterlibatan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Daring (kuantitatif; variabel: dukungan orang tua dan keterlibatan belajar)
- Hubungan Iklim Kelas dengan Perilaku Menyontek pada Mahasiswa Tahun Pertama (kuantitatif; variabel: iklim kelas dan perilaku menyontek)
- Peran Regulasi Diri dalam Belajar terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Kelas Karyawan (kuantitatif; variabel: regulasi diri dalam belajar dan prestasi akademik)
- Efektivitas Metode Belajar Kooperatif terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 10 SMA (eksperimen; variabel: metode belajar kooperatif dan kemampuan berpikir kritis)
- Pengalaman Guru Sekolah Dasar Mendampingi Siswa Berkebutuhan Khusus di Kelas Inklusif (kualitatif; variabel kajian: strategi pendampingan guru)
- Makna Belajar bagi Mahasiswa yang Kuliah Sambil Bekerja Penuh Waktu (kualitatif; variabel kajian: motivasi belajar dan pembagian waktu)
Contoh Judul Skripsi Psikologi Industri dan Organisasi
Psikologi industri dan organisasi, sering disingkat PIO, membahas perilaku orang di tempat kerja. Contohnya kepuasan kerja, kepemimpinan, dan stres kerja. Job crafting artinya inisiatif karyawan menyesuaikan tugasnya sendiri, sedangkan keamanan psikologis tim artinya rasa aman untuk bertanya atau mengakui kesalahan tanpa takut dipermalukan.
- Hubungan Beban Kerja dengan Burnout pada Karyawan Kantor Cabang Bank di Kota X (kuantitatif; variabel: beban kerja dan burnout)
- Pengaruh Kepemimpinan Melayani terhadap Keterlibatan Kerja Karyawan Perusahaan Rintisan (kuantitatif; variabel: kepemimpinan melayani dan keterlibatan kerja)
- Hubungan Work-Life Balance dengan Intensi Keluar Kerja pada Karyawan Generasi Z (kuantitatif; variabel: work-life balance dan intensi keluar kerja)
- Peran Persepsi Dukungan Organisasi terhadap Komitmen Afektif Guru Honorer (kuantitatif; variabel: persepsi dukungan organisasi dan komitmen afektif)
- Keamanan Psikologis Tim dan Perilaku Berbagi Pengetahuan pada Tim Kerja Hybrid (kuantitatif; variabel: keamanan psikologis tim dan berbagi pengetahuan)
- Hubungan Job Crafting dengan Kepuasan Kerja pada Pekerja Kreatif di Agensi Digital (kuantitatif; variabel: job crafting dan kepuasan kerja)
- Efektivitas Pelatihan Manajemen Waktu terhadap Stres Kerja pada Staf Administrasi Kampus (eksperimen; variabel: pelatihan manajemen waktu dan stres kerja)
- Pengalaman Lulusan Baru Beradaptasi pada Tiga Bulan Pertama Bekerja (kualitatif; variabel kajian: adaptasi kerja dan sosialisasi organisasi)
- Gambaran Kesejahteraan Kerja Pengemudi Ojek Daring di Kota X (kualitatif; variabel kajian: tuntutan kerja dan kesejahteraan kerja)
Contoh Judul Skripsi Psikologi Sosial
Psikologi sosial membahas bagaimana orang lain, kelompok, dan norma memengaruhi pikiran serta perilaku kita. Topiknya dekat dengan keseharian, dari media sosial sampai kehidupan bertetangga. FoMO (fear of missing out) artinya rasa cemas tertinggal pengalaman yang sedang dinikmati orang lain.
- Hubungan Perbandingan Sosial di Instagram dengan Harga Diri pada Remaja Akhir (kuantitatif; variabel: perbandingan sosial dan harga diri)
- Pengaruh Kohesivitas Kelompok terhadap Konformitas Anggota Organisasi Kemahasiswaan (kuantitatif; variabel: kohesivitas kelompok dan konformitas)
- Hubungan Empati dengan Perilaku Prososial pada Relawan Komunitas Sosial (kuantitatif; variabel: empati dan perilaku prososial)
- Kontak Antarkelompok dan Prasangka terhadap Kelompok Etnis Lain pada Mahasiswa Perantau (kuantitatif; variabel: kontak antarkelompok dan prasangka)
- Hubungan FoMO dengan Pembelian Impulsif Online pada Dewasa Awal (kuantitatif; variabel: FoMO dan pembelian impulsif)
- Identitas Sosial Suporter Sepak Bola dan Agresivitas Verbal di Media Sosial (kuantitatif; variabel: identitas sosial dan agresivitas verbal)
- Pengaruh Pesan Norma Sosial terhadap Niat Memilah Sampah pada Warga Perumahan (eksperimen; variabel: pesan norma sosial dan niat memilah sampah)
- Hubungan Gaya Berpikir Analitis dengan Kepercayaan pada Hoaks di Grup Percakapan Keluarga (kuantitatif; variabel: berpikir analitis dan kepercayaan pada hoaks)
- Pengalaman Kesepian pada Pekerja Muda yang Tinggal Sendiri di Kota Besar (kualitatif; variabel kajian: kesepian dan cara mengatasinya)
Contoh Judul Skripsi Psikologi Perkembangan
Psikologi perkembangan membahas perubahan manusia sepanjang hidup, dari anak-anak sampai lansia. Kalau partisipanmu anak, rancang pengambilan data yang singkat dan ramah anak, lalu minta izin orang tua. Generativitas artinya dorongan untuk berkontribusi bagi generasi berikutnya, sedangkan quarter-life crisis adalah istilah populer untuk kebingungan arah hidup di usia 20-an.
- Hubungan Pola Asuh Otoritatif dengan Kemandirian Remaja Awal (kuantitatif; variabel: pola asuh otoritatif dan kemandirian)
- Durasi Screen Time dan Kemampuan Bahasa Anak Usia Prasekolah (kuantitatif; variabel: durasi screen time dan kemampuan bahasa; data dari orang tua)
- Hubungan Kelekatan pada Ayah dengan Regulasi Emosi Remaja (kuantitatif; variabel: kelekatan pada ayah dan regulasi emosi)
- Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepuasan Hidup Lansia di Kelurahan X (kuantitatif; variabel: dukungan keluarga dan kepuasan hidup)
- Hubungan Status Identitas Diri dengan Kematangan Karier pada Siswa SMK (kuantitatif; variabel: status identitas diri dan kematangan karier)
- Generativitas dan Kepuasan Hidup pada Pensiunan Guru (kuantitatif; variabel: generativitas dan kepuasan hidup)
- Pengaruh Permainan Tradisional terhadap Kemampuan Sosial Anak Taman Kanak-Kanak (eksperimen; variabel: permainan tradisional dan kemampuan sosial)
- Pengalaman Quarter-Life Crisis pada Lulusan Baru yang Sedang Mencari Kerja (kualitatif; variabel kajian: quarter-life crisis dan cara memaknainya)
- Peran Kakek dan Nenek dalam Pengasuhan Anak dari Keluarga dengan Kedua Orang Tua Bekerja (kualitatif; variabel kajian: keterlibatan kakek nenek dalam pengasuhan)
Topik Psikologi yang Menarik untuk Dibahas
Belum punya bayangan judul? Mulai dari topik dulu. Berikut topik psikologi yang menarik untuk dibahas karena dekat dengan keseharian banyak orang:
- Media sosial dan cara orang menilai diri, misalnya perbandingan sosial dan FoMO.
- Kesepian pada perantau dan pekerja muda yang tinggal sendiri.
- Burnout, kerja hybrid, dan batas antara jam kerja dan waktu pribadi.
- Literasi kesehatan mental dan alasan orang enggan mencari bantuan profesional.
- Prokrastinasi akademik, alias kebiasaan menunda tugas kuliah, dan cara mengatur diri saat belajar.
- Pengasuhan di era digital, termasuk screen time dan peran kakek nenek.
- Kebingungan karier pada lulusan baru.
- Hoaks, cara berpikir analitis, dan perdebatan di grup percakapan.
- Kesejahteraan pekerja lepas dan pekerja platform digital, seperti pengemudi ojek daring.
- Perilaku ramah lingkungan dan pengaruh norma sosial.
Topik yang menarik belum tentu layak diteliti. Ubah topik jadi judul dengan tiga pertanyaan: variabelnya apa, partisipannya siapa, dan alat ukurnya sudah ada atau belum. Kalau ketiganya terjawab, kamu sudah punya calon judul.
Contoh Judul Metopen Psikologi
Metopen adalah singkatan dari metodologi penelitian, mata kuliah yang biasanya meminta kamu membuat proposal atau penelitian kecil. Judul metopen sebaiknya lebih sederhana daripada judul skripsi. Partisipannya mudah dijangkau, misalnya teman satu angkatan, dan cukup satu atau dua variabel.
- Hubungan Durasi Tidur dengan Konsentrasi Belajar pada Mahasiswa Satu Angkatan (kuantitatif korelasional; variabel: durasi tidur dan konsentrasi belajar)
- Gambaran Prokrastinasi Mengerjakan Tugas pada Mahasiswa Psikologi Semester 3 (kuantitatif deskriptif; variabel: prokrastinasi akademik)
- Perbedaan Kecemasan Presentasi antara Mahasiswa Laki-Laki dan Perempuan (kuantitatif komparatif; variabel: kecemasan presentasi dan jenis kelamin)
- Pengalaman Mahasiswa Baru Beradaptasi dengan Cara Belajar di Kampus (kualitatif; variabel kajian: penyesuaian diri akademik)
Kalau proposal metopen berjalan lancar, judulnya bisa dikembangkan jadi skripsi. Caranya dengan menambah variabel, memperluas partisipan, atau mengganti konteks penelitiannya.
Kesalahan Umum Memilih Judul Psikologi
Dalam memilih judul skripsi psikologi, ada beberapa kesalahan yang perlu kamu waspadai. Yang sering terjadi adalah memilih topik yang terlalu sensitif tanpa mempertimbangkan aspek etika dan kesediaan subjek, sehingga sulit mendapatkan data. Kesalahan lain adalah memilih variabel abstrak yang ternyata sulit diukur dengan instrumen yang ada.
- Judul terlalu luas. "Kesehatan Mental Remaja Indonesia" belum jelas variabel, partisipan, dan konteksnya.
- Langsung menyasar populasi klinis. Partisipan dari layanan kesehatan jiwa butuh izin lembaga, izin etik, dan pendampingan yang lebih ketat.
- Memakai bahasa yang memberi label. Kata seperti "penderita" atau label diagnosis tanpa asesmen profesional sebaiknya dihindari.
- Tidak mengecek alat ukur. Variabel tanpa skala yang teruji akan menyulitkanmu saat mengolah data.
- Menyalin judul orang lain. Judul yang sama persis berisiko dianggap plagiat. Ganti partisipan, konteks, atau sudut pandangnya.
- Memilih karena ikut tren. Topik yang ramai dibicarakan tetap harus layak diteliti dalam waktu dan biaya yang kamu punya.
Sebelum mengunci judul, diskusikan pilihanmu dengan dosen pembimbing. Pertimbangan etis dan kelayakan sejak awal akan membuat penelitianmu berjalan jauh lebih lancar dan bertanggung jawab.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa contoh judul skripsi psikologi yang mudah diteliti?
Judul korelasional seperti "Hubungan Dukungan Sosial dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir" relatif mudah karena subjeknya dekat dan alat ukurnya banyak tersedia. Kuncinya, variabel bisa diukur dan subjek mudah dijangkau.
Kenapa etika penting dalam skripsi psikologi?
Penelitian psikologi melibatkan manusia dan sering menyentuh hal pribadi seperti stres atau kecemasan. Subjek harus ikut secara sukarela, datanya dijaga kerahasiaannya, dan topik sensitif butuh izin serta pendekatan khusus.
Bagaimana mengukur variabel abstrak seperti stres atau motivasi?
Variabel abstrak diukur lewat instrumen, biasanya skala atau kuesioner yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Kamu bisa memakai alat ukur yang sudah ada atau menyusun sendiri lalu mengujinya.
Bidang psikologi apa saja yang bisa dipilih untuk skripsi?
Pilihan umumnya psikologi klinis, pendidikan, industri dan organisasi, sosial, serta perkembangan. Pilih bidang yang subjeknya bisa kamu jangkau, misalnya mahasiswa, siswa, atau karyawan.
Siap Menentukan Judul Skripsi Psikologimu?
Judul yang baik adalah judul yang kamu pahami, kamu minati, dan bisa kamu teliti secara etis. Jadikan contoh di atas sebagai pemantik, lalu sesuaikan variabel, partisipan, dan konteksnya dengan kondisimu sendiri.
Kalau ingin ada yang membaca rancangan judulmu, mentor di layanan bimbingan Akademik Maubisa bisa memberi review dan arahan. Mentor menandai variabel yang masih kabur atau partisipan yang sulit dijangkau, lalu menjelaskan cara memperbaikinya. Kamu tetap yang menulis dan memutuskan judulnya bersama dosen pembimbing.
Referensi
- Price, P. C., Jhangiani, R. S., dan Chiang, I-C. A. (2015). Research Methods in Psychology, 2nd Canadian Edition. Bab Generating Good Research Questions. Victoria, B.C.: BCcampus.
- Himpunan Psikologi Indonesia (2010). Kode Etik Psikologi Indonesia. Jakarta: Pengurus Pusat HIMPSI.
- Marvianto, R. D., dan Widhiarso, W. (2019). Adaptasi Academic Motivation Scale (AMS) versi Bahasa Indonesia. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 4(1).
- Julika, S., dan Setiyawati, D. (2019). Hubungan antara Kecerdasan Emosional, Stres Akademik, dan Kesejahteraan Subjektif pada Mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 5(1).
Artikel Terkait

Cara Mengenali Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong Sebelum Terlambat
Tawaran pinjaman kilat dan investasi untung besar sering berujung masalah. Kenali ciri pinjol ilegal dan investasi bodong, prinsip 2L dari OJK, cara cek legalitas, dan langkah kalau sudah terlanjur.

Olahraga Ringan untuk Kesehatan Mental: Mulai dari Gerak Kecil
Nggak perlu ke gym untuk merasakan manfaat gerak bagi suasana hati. Ini penjelasan rekomendasi WHO dalam bahasa sederhana, plus ide olahraga ringan yang realistis untuk kamu yang sibuk.

Cara Melatih Berpikir Kritis Biar Nggak Gampang Termakan Hoaks
Berpikir kritis bukan berarti suka membantah. Yuk, latih lewat contoh sehari-hari, dari pesan viral di grup WhatsApp keluarga sampai keputusan di kantor.
